Sabtu, 06 Februari 2016

Bisnis Tanpa Modal, Mungkinkah?


Salah satu dari banyak yang yang membuat calon entrepreneur di Indonesia tidak bisa memulai menjalankan bisnisnya adalah masalah uang. Terlebih banyak entrepreneur pemula yang masih menganggap bahwa uang adalah hal yang wajib dimiliki untuk memulai bisnis. Hal ini memang tidak salah, tapi tidak selamanya demikian.

Ada beberapa bisnis yang bahkan bisa anda bisa jalankan tanpa modal uang sama sekali, atau dengan modal uang yang sangat minim. Tapi tentu saja yang harus anda ketahui adalah bahwa dengan meminimalisasi modal berupa uang, anda harus meningkatkan modal lainnya, bisa dari tenaga, networking berupa rekan kerja maupun teman, dan lainnya. Ketika anda sama sekali tidak ingin mengeluarkan modal dalam hal apapun, maka tidak akan ada bisnis yang bisa anda jalankan.

Beberapa bisnis yang bisa dijalankan dengan tanpa uang atau dengan modal kecil adalah :

1. Dropship


Anda berjualan baik online maupun offline, menjajakan barang yang anda jual, menjaring calon konsumen potensial yang kemudian menjadi konsumen anda dengan pembelian one time atau bisa menjadi pelanggan dalam jangka panjang. Dalam hal ini, anda sendiri bahkan tidak memiliki barang atau produk yang anda tawarkan. Anda hanya perlu melakukan kesepakatan dengan penyedia produk tersebut, agar ketika ada konsumen yang membeli dari tangan anda, suplier kemudian menyediakan produk tersebut dan mengirimkannya atas nama anda. Keuntungannya anda dapat dari selisih harga yang diberikan oleh suplier tersebut.

2. Referral


Saya tidak sedang berbicara tentang bisnis Multi Level Marketing, tapi ada satu bisnis yang menggunakan istilah yang sama dengan bisnis yang seringkali disebut dengan MLM tersebut. Referral adalah bisnis dimana anda mencari calon konsumen kemudian mempertemukan calon konsumen tersebut dengan suplier produk tersebut, hal ini bisa berupa bisnis offline maupun referral mempromosikan produk di ranah online. Berbeda dengan dropship, keuntungan yang anda dapatkan berupa komisi yang diberikan oleh si supplier tersebut terhadap penjualan yang sudah dilakukan lewat perantaraan anda tersebut.

3. Sponsorship


Hal ini mungkin lebih untuk komunitas yang sedang mencari tambahan uang untuk menjalankan acara tertentu maupun sekedar untuk menjalankan operasionalnya. Hanya saja memang untuk bisnis jenis ini anda perlu membangun komunitas tersebut unik dari komunitas lainnya, atau hingga demikian besar hingga perusahaan yang ingin melakukan sponsorship pun berani mempercayakan dananya pada komunitas anda.

Sepengetahuan penulis sendiri, banyak perusahaan yang membutuhkan komunitas aktif untuk membangun kredibilitas atau branding perusahaan mereka dengan cara membiayain acara atau event yang diadakan komunitas tersebut. Bahkan bisa jadi secara kasat mata mungkin saja anda sedang melakukan kegiatan komunitas yang biasa saja, namun karena dengan adanya sponsorship dari perusahaan maka letak acara tersebut dipindah ke hotel, kafe, atau tempat menarik lainnya, dengan makanan yang juga dibayar dari dana perusahaan tersebut.

Dan seringkali bahkan dana yang ada justru melebihi dari dana yang dibutuhkan, sehingga sisanya kemudian bisa digunakan untuk tambahan kas atau hal lainnya untuk kepentingan komunitas.


Atau anda sendiri memiliki konsep bisnis lain yang tanpa modal atau sedikit mengeluarkan uang mungkin? Tuliskan di kolom komentar dibawah ya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar