2. Deposit
Jenis pembayaran ini mengharuskan pembeli untuk melakukan
top up atau transfer ke rekening bank atau rekening virtual dan baru kemudian
melakukan pembelian produk dengan pengurangan saldo di rekening virtual anda di
toko online tersebut. Deposit seperti ini biasanya tidak disediakan di toko
online kecil dan menengah, karena membutuhkan sumber daya dan resource khusus untuk
memastikan setiap top up, transaksi, dan sisa saldo tercatat dengan baik
sehingga tidak dikomplain pembeli dikemudian hari.
Sayangnya jenis transaksi ini lebih sering membuat pembeli
malas untuk melanjutkan transaksi, atau jikapun ada jenis pembayaran lain yang
lebih mudah dari jenis pembayaran melalui Deposit, pembeli akan lebih memilih
menggunakan jenis pembayaran alternatif tersebut. Mengapa? Ini karena ada
nominal minimal dimana anda diperbolehkan melakukan top up, anggap minimal top
up nya adalah 50 ribu. Padahal produk yang anda beli hanyalah pulsa yang harga
di toko online tersebut hanya 20 ribu rupiah, mengapa anda harus repot
melakukan transaksi lebih dari nominal yang anda gunakan? Kemudian sisa saldo
yang ada memang bisa anda gunakan dikemudian hari, sayangnya dalam kebanyakan
kasus, toko online tidak memperbolehkan atau tidak menyediakan fasilitas untuk
redeem atau transfer saldo anda tersebut kembali ke rekening bank anda,
sehingga bisa dianggap uang yang sudah ditop-up sudah wajib anda habiskan atau
anda akan merasa membuang uang yang tidak bisa digunakan untuk membeli apapun
di toko online tersebut karena saldonya terlalu sedikit, juga tidak bisa di
redeem.
3. Kartu Kredit
Model pembayaran jenis ini banyak digunakan di luar negeri,
sementara di dalam negeri masih sangat terbatas karena belum banyak yang
mengetahui keuntungan daripada memiliki kartu kredit itu sendiri, bahkan
cenderung menghindari akibat tidak ingin berurusan dengan deb collector di
kemudian hari. Padahal debt collector baru akan turun tangan jika pemilik kartu
kredit dapat membayar hutangnya dengan baik.
Kembali ke metode pembayaran, menggunakan kartu kredit
sebenarnya adalah salah satu cara pembayaran yang unik, dimana dua jenis
pembayaran sebelumnya bisa dikatakan anda membayar suatu produk dengan cash,
sementara jenis pembayaran ini anda diharuskan berhutang untuk membayar produk
yang anda inginkan.
Kalo saya tidak mau berhutang gimana? Anda bisa langsung
melunasi nominal yang sudah anda hutangi dengan menghubungi langsung bank
penerbit kartu kredit atau membayar via atm dan online banking, sehingga hutang
anda bisa langsung lunas tanpa bunga saat itu juga, dan anda tetap mendapat
produk yang anda inginkan.
selanjutnya :

artikel bermanfaat... thanks!
BalasHapus