Memiliki sebuah toko online, anda diharuskan membuat pembeli
merasa mudah untuk mendapatkan informasi mengenai produk yang anda jual, hingga
membuat transaksi menjadi lebih mudah bagi pembeli. Memiliki toko online yang
sulit untuk dinavigasikan akan membuat pembeli kebingungan, lalu keluar dari
toko online anda, sehingga menurunkan kesempatan anda menjual produk lebih
banyak lagi. Demikian juga dengan sistem pembayaran yang rumit, mau dapat pelanggan
kok dipersulit?
Untuk itu, kebanyakan toko online lebih memilih menggunakan
mekanisme pembayaran yang lebih mudah, cepat, sudah dikenal pelanggan
sebelumnya, dan dapat diandalkan. Dan dari sekian banyak metode pembayaran yang
digunakan di toko online besar dan kecil, 5 diantaranya adalah :
1. Bank Transfer
Ini adalah metode pembayaran yang paling basic, dimana
pembeli melakukan pembayaran sejumlah nilai barang yang dibeli, kemudian
melakukan konfirmasi bahwa transfer sudah dilakukan ke rekening penjual, lalu
penjual baru mengirimkan barang tersebut. Terdengar simpel? Kenyataannya tidak.
Terlebih jika pembeli tidak menggunakan mobile banking atau
internet banking, pembeli harus beranjak terlebih dahulu ke bank atau atm baru
kemudian melakukan transfer. Setelah itu pembeli harus mengirimkan sms atau
email untuk konfirmasi transfer sudah dilakukan, dan belum berhenti disitu,
penjual akan melakukan verifikasi apakah benar-benar pembeli sudah melakukan
transfer atau belum, baru jika semuanya sudah selesai, barang dikirimkan ke
konsumen.
Proses ini bisa saja menghabiskan waktu berhari-hari sejak pembeli
melakukan pembelian barang tersebut hingga barang tersebut sampai di tangan
pembeli. Apalagi jika si penjual tidak online sepanjang waktu, bisa saja baru
keesokan hari setelah pembeli melakukan transfer si penjual baru melakukan
verifikasi.
Namun demikian, metode pembayaran ini adalah metode yang
paling banyak digunakan di kebanyakan toko online di Indonesia. Tidak hanya
toko online kecil, hingga toko online besar pun masih memiliki pililihan metode
pembayaran ini. Alasannya sederhana, dari sisi penjual, si penjual tidak perlu menambahkan
fungsi pembayaran khusus pada toko onlinenya, karena proses pembayaran
dilakukan diluar sistem toko online. Sementara dari sisi pembeli, bank bisa
ditemui dimanapun, proses pembayaran bisa dilakukan lintas bank, dan jikapun
pembeli tidak memiliki rekening bank, pembeli bisa melakukan transfer langsung
melalui teller yang ada. Ditambah lagi, transaksi melalui bank dianggap cukup
kredibel dan aman untuk pembeli dan penjual.
Berlanjut ke postingan selanjutnya…

makasih...
BalasHapus